7. RUKUN ISLAM
TUJUAN :
* Peserta memahami makna dan hakikat Rukun Islam
* Peserta mengetahui tuntutan Rukun Islam di dalam kehidupan seorang muslim
* Peserta termotivasi untuk mengamalkan Rukun Islam dengan benar
METODE PENDEKATAN
* Games
* Ceramah dan diskusi
RINCIAN BAHASAN
Makna dan Hakikat Rukun Islam
Islam dibangun di atas lima dasar, yaitu Rukun Islam. Ibarat sebuah
rumah, Rukun Islam merupakan tiang-tiang atau penyangga bangunan
keislaman seseorang. Di dalamnya tercakup hukum-hukum Islam yang
mengatur seluruh aspek kehidupan manusia. "Sesungguhnya Islam itu
dibangun atas lima perkara: bersaksi sesungguhnya tidak ada Tuhan selain
Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya, mendirikan shalat, menunaikan
zakat, haji ke Baitullah dan puasa di buIan Ramadhan" (HR. Bukhari
Muslim). Bagi siapa saja yang telah mengerjakan Rukun Islam yang lima,
belum berarti bahwa ia telah total masuk ke dalam Islam. Ia baru
membangun landasan bagi amal-amalnya yang lain.
Rukun Islam
merupakan landasan operasional dari Rukun Iman. Belum cukup dikatakan
beriman hanya dengan megerjakan Rukun Islam tanpa ada upaya untuk
menegakkannya. Rukun Islam merupakan training/pelatihan bagi orang
mukmin menuju mardhotillah/keridhoan Allah.
* Syahadat adalah
agreement (perjanjian) antara seorang muslim dengan Allah SWT [7.172].
Seseorang yang telah menyatakan Laa ilaaha ilallaah berarti telah siap
untuk fight (bertarung) melawan segala bentuk ilah di luar Allah di
da1am kehidupannya [29:2].
* Shalat adalah training: sebagai
latihan agar setiap muslim di dalam kehidupannya adalah dalam rangka
sujud (beribadah) kepada Allah [6:162]
* Zakat adalah training,
yaitu sebagai latihan agar menginfakkan hartanya, karena setiap harta
seorang muslim adalah milik Allah.[57:7, 59:7]. "Engkau ambil zakat itu
dari orang-orang kaya mereka dan engkau kembalikan kepada orang-orang
fakir mereka” (HR Mutafaqun ‘alahi).
* Shoum adalah training,
yaitu sebagai latihan pengendalian kebiasaan pada jasmani, yaitu makan
dan minum dan ruhani, yaitu hawa nafsu. [2:185]
* Haji adalah
training, yaitu sebagai latihan dalam pengorbanan jiwa dan harta di
jalan Allah, mengamalkan persatuan dan persamaan derajat dengan sesama
manusia. [22:27-28]
REFERENSI
* Paket BP Nurul Fikri, Al-Islam,
* Sa'id Hawwa, Al-Islam
ALOKASI WAKTU
Langkah Uraian Waktu
Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menerangkan tujuan materi 5’
Pembukaan Mentor memberikan game dan hikmahnya 10’
Ceramah Mentor menerangkan isi materi 30’
Diskusi Mentor membuka diskusi dan tanya jawab 10’
Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5’
GAMES
A. JuduI : Games Lima Garis
B. Skema/ gambar :
C. Media : Papan tulis dan kapur
D. Bahan : Materi Rukun Islam
E. Langkah-langkah :
1. Bentuk kelompok atau perorangan
2. Mentor membuat lima garis di papan tulis seperti di atas
3. Mintalah pendapat masing-masing kelompok tentang persepsi dari gambar tersebut
4. Biasanya didapatkan pendapat yang bcrbeda-beda (mis: barisan,
tingkatan, lidi), buatlah kesepakatan bahwa gambar tersebut adalah Rukun
lslam
5. Mintalah komentar lagi, apa itu Rukun Islam?
F. Kesimpulan :
1. Rukun Islam merupakan karakteristik seorang muslim bila dibandingkan Dengan umat lain
2. Dilaksanakannya Rukun Islam merupakan standar keimanan seorang
muslim. Kita bisa membedakan kualitas keimanan seorang muslim dengan
melihat dikerjakan atau tidaknya ibadah tersebut.
3. Diri kita
belum sempurna membentuk pribadi Islam secara lengkap, sekalipun kita
telah melaksanakan Rukun Islam, itu belum final untuk membangun
keislaman dalam diri kita. Masih perlu ada pemahaman Iman yang benar
agat terhindar dari muslim yang TBC (Takhyul, Bid'ah,
Churafat/Khurafat).
4. Masih perlu peningkatan Akhlaqul Karimah,
sehingga keislaman yang dimiliki menjadi indah dan dapat merasakan
lezatnya iman Islam.
5. Harus ada proses pembinaan Islam secara kontinu dan bertahap untuk mendapatkan pemahaman Islam yang utuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar